JAKARTA, KOMPAS.com – Tim produksi drama Korea, Mr. Queen buka suara berkait kontroversi terkait konten episode pertama mereka.

Mr. Queen adalah drama komedi fantasi sejarah tentang seorang pria dari zaman modern yang jiwanya terperangkap dalam tubuh seorang ratu dari dinasti Joseon. Drama ini perdana tayang 12 Desember di tvN.

Cerita Mr. Queen berdasar pada web drama asli Tiongkok, Go Princess Go. Web drama ini juga mengambil cerita dari novel yang ditulis seorang penulis yang pernah berkomentar negatif tentang Korea di karya lainnya.

Kata pihak drama, Mr.Queen adalah karya yang direncanakan setelah membeli hak siaran ulang televisi untuk Go Princess Go. Yang dibeli dari perusahaan produksi adalah hak siaran ulang televisi untuk drama web, bukan novel aslinya.

Baca juga: Fakta Menarik & Kontroversi Drakor Mr. Queen yang Mencuri Perhatian

“Juga, pada saat kontrak, kami tidak mengetahui bahwa ada komentar negatif yang dibuat tentang Korea di karya lain, Princess Amity (judul asli) oleh novelis yang menulis karya asli drama web Go Princess Go,” tutur pihak drama, dikutip dari Soompi, Rabu (16/12/2020).

Pihak drama menyatakan dengan tulus meminta maaf kepada pemirsa karena tidak mengetahui hal ini sebelumnya dan berencana untuk melakukan yang terbaik dalam produksi selanjutnya.

“Juga, kami dengan serius menerima bahwa kalimat tentang The Annals of the Joseon Dynasty tidak pantas dan kami telah menghapus narasi yang menjadi masalah. Berkenaan dengan tokoh sejarah dan kejadian lainnya, kami tidak berniat untuk merepresentasikannya secara negatif,” jelas mereka.

Karena Mr. Queen yang bergenre “komik fantasi sejarah fusi mereka mengaku memang meminjam tokoh dan latar dari sejarah, namun fiksi didasarkan pada karya kreatif”.

Baca juga: Laris Manis, Drama Mr. Queen Dianggap Hina Sejarah Korea Selatan

Dimulai dengan gagasan “Apa yang akan terjadi jika jiwa modern bertemu dengan sosok nyata dan menyebabkan gelombang?”.

Drama yang dibintangi Shin Hye Sun dan Kim Jung Hyun ini dikritik beberapa pihak karena mendramatisir karya penulis semacam itu.

Beberapa pihak juga berpendapat meskipun dapat dimengerti ini drama komedi, adegan dalam drama tersebut sudah melewati batas. Terlebih karakternya didasarkan pada tokoh sungguhan yang benar-benar ada di masa lalu.

Kontroversi lain menimpa pula episode 2, di mana karakter yang merujuk pada The Annals of the Joseon Dynasty (Catatan Sejarah Dinasti Joseon) sebagai “hanya jirashi”.

Baca juga: Profil Pemain Utama Mr. Queen, Drakor Terbaru yang Sukses Raih Rating Tinggi

Catatan Sejarah Dinasti Joseon adalah catatan tahunan dinasti tersebut dan ditetapkan sebagai harta nasional ke-151 Korea. Catatan sejarah, yang terdiri dari total 1.893 volume, juga terdaftar dalam daftar Memori Dunia UNESCO.

Jirashi adalah bentuk buletin yang berisi informasi pribadi yang belum dikonfirmasi, yang mungkin termasuk rumor dan spekulasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *